Skip to main content

Main menu

Age 3 Dubbing Indonesia | Ice

| Aspek | Subtitle Indonesia | Dubbing Indonesia | |-------|--------------------|--------------------| | Kecepatan pemahaman | Anak-anak sulit mengikuti baca teks | Sangat mudah, langsung paham | | Leksikal humor | Hilang karena perbedaan budaya | Tetap lucu bahkan lebih lucu | | Ekspresi vokal | Tergantung aktor asli | Pengisi suara lokal menambahkan karakter baru | | Daya ingat | Cenderung cepat lupa | Dialog melekat bertahun-tahun |

Dari tabel di atas jelas bahwa untuk target penonton anak-anak dan keluarga, dubbing Indonesia adalah pemenang mutlak. ice age 3 dubbing indonesia


Unlike today, where celebrities often voice animated characters, Ice Age 3 used professional voice talent who understood timing. | Aspek | Subtitle Indonesia | Dubbing Indonesia

Film ini penuh dengan candaan situasi yang tidak mungkin dipahami anak Indonesia jika hanya membaca subtitle. Misalnya, Sid pernah berkata, "Wah, ini kayak antre sembako aja!" saat menunggu telur dinosaurus menetas. Juga, ketika Manny kesal, ia berkata, "Dasar Sid, lo bikin gua naik pitam kayak setrikaan!" where celebrities often voice animated characters

Scrat tidak banyak bicara, tetapi produser dubbing menambahkan suara-suara lucu seperti "cek… cek… cek…" saat Scrat panik. Sedangkan Scratte (tupai betina) diisi dengan suara manja nan genit yang membuat persaingan rebutan biji ek semakin romantis sekaligus konyol.

Salah satu kelemahan terjemahan harfiah adalah humor yang sering kali "tumpul" di telinga penonton lokal. Tim dubbing Indonesia berhasil melakukan lokalisasi tanpa mengubah esensi cerita. Humor-humor khas Sid yang absurd dan gaya bicara Buck yang cepat menjadi sangat relatable karena diterjemahkan dengan istilah-istilah yang akrab bagi orang Indonesia.

Contohnya, plesetan kata atau slang seperti "Gila lo, Sid!" atau "Mampus-mampusan" terdengar lebih natural dibandingkan jika mereka mempertahankan kalimat bahasa Inggris yang kaku. Jurus khas Scrat yang gagal terus menerus pun terasa lebih lucu dengan efek suara dan ekspresi vokal khas Indonesia.